Pengakuan

30 Apr

Pengakuan

By 
(0 votes)

A. Pengakuan & pesan para ikhwan untuk para akhwat ;

  1. Kami sulit menahan pandangan mata ketika sedang melihat kalian para akhwat, apalagi jika kalian diamanahkan Allah kecantikan dan postur tubuh yang ideal, kami semakin susah untuk menolak agar tidak melihat kalian, karena itu lebarkanlah pakaian kalian, dan tutupilah rambut hingga ke dada kalian dengan kerudung yang membentang.

Kami juga sulit menahan pendengaran kami ketika berbicara dengan kalian para akhwat, apalagi jika kalian diamanahkan Allah suara yang merdu dengan irama yang mendayu, karena itu tegaskanlah suara kalian, dan berbicaralah seperlunya kepada kami.

Kami juga sulit menahan bayangan-bayangan hati akan kalian para akhwat, ketika kami merasa kalian dapat menjadi tempat untuk mencurahkan isi hati kami, waktu luang kami akan sering terisi oleh bayangan-bayangan kalian, karena itu janganlah kalian membiarkan kami menjadi curahan hati bagi kalian.

Kami juga inginnya terus dekat dengan kalian para akhwat, tapi maaf bukan karena apa-apa tapi lebih karena dorongan yang ‘itu’, kata dokter sih ini ada hubungannya dengan libido kami, makanya kami akan selalu mencari cara agar bisa untuk terus dekat dengan kalian, apakah itu lewat Telepon, sms, chatting, bertemu muka, apalagi kalo kalian mau jadi pacar kami, minimal kami bias pegangan tangan dengan kalian, karena itu pertama nasihatilah kami akan azab Allah dan setelahnya jangan pernah memberi dan membalas bentuk perhatian kami.

B. Pengakuan & pesan akhwat untuk ikhwan

  1. Kami itu senang jika diperhatikan, apalagi jika kalian adalah ikhwan yang dewasa, atau ikhwan yang ‘alim, atau ikhwan yang cool, padahal kami belum mampu berhijab secara baik, karena itu tundukkanlah pandangan kalian dengan makna yang sebenarnya, dan janganlah kalian ikuti pandangan pertama dengan pandangan berikutnya.

    Kami juga senang mendengar kalian berbicara dengan dan tentang kami, rasanya jadi gimana gitu, karena itu cukupkanlah pembicaraan kalian jika kalian mulai memberi pujian kepada kami meskipun itu hanya sebuah pujian kecil.

    Kami juga sulit menahan bayangan-bayangan hati akan kalian para ikhwan, ketika kami merasa para kalian dapat menjadi tempat untuk mencurahkan isi hati kami, waktu luang kami akan sering terisi oleh bayang-bayang kalian, karena itu janganlah kalian membiarkan kami mencurahkan isi hati kami kepada kalian.

    Kami juga inginnya terus dekat dengan kalian para ikhwan, tapi maaf..bukan karena apa-apa tapi lebih karena perhatian yang kalian berikan kepada kami, meskipun sesungguhnya kami sangat malu akan hal ini, terkadang kami pun terlepas kata dan laku, yang malah menjadikan kami dan kalian semakin tak mengenal batas, karena itu pertama nasihatilah kami akan azab Allah dan setelahnya jangan pernah memberi dan membalas bentuk perhatian kami.

“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah satu perbuatan yang keji dan satu jalan yang jahat (yang membawa kerusakan) [Al-Israa’ 17:32]

"Katakanlah pada orang-orang laki-laki beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya ......." [QS An-Nuur 30-31)

Janganlah kamu mengikuti pandangan pertama (kepada wanita) dengan pandangan berikutnya. Karena yang pertama itu untukmu dan yang kedua adalah ancaman/dosa." [HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmizy dan Hakim]

"Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang-oarang beriman, hendaklah mereka mengululbabnya. Malu (salah satu akhlak yang mulia) dan iman merupakan dua hal yang tidak boleh dipisahkan antara satu dengan yang lain, maka apabila salah satunya diangkat (hilang) maka hilanglah yang lain. [HR Al-Hakim dan Ath Thabrani]

“Sesungguhnya kepala (seorang laki-laki) yang ditusuk dengan besi itu jauh lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya. [Hadis Riwayat At-Tabrani dan Baihaqi]

"Tercatat atas anak Adam nasibnya dari perzinaan dan dia pasti mengalaminya. Kedua mata zinanya melihat, kedua telinga zinanya mendengar, lidah zinanya bicara, tangan zinanya memaksa (memegang dengan keras), kaki zinanya melangkah (berjalan) dan hati yang berhazrat dan berharap. Semua itu dibenarkan (direalisasi) oleh kelamin atau digagalkannya." [HR Bukhari]

Ikhwan wa akhwati fillah, hidup adalah serangkaian pilihan demi pilihan, hanya orang-orang yang berusaha memelihara kedekatannya kepada Allah dan yang terus mencari ilmu saja yang akan memilih dengan benar minimal mendekati kebenaran. Karena Rizki, Maut, dan Jodoh setiap manusia telah Allah tetapkan, maka yang perlu kita lakukan adalah bagaimana untuk selalu dan selalu memperbaiki usaha kita dalam menjemput ketiga hal itu. Banyak hal yang kita pandang baik, justru tidak dalam pandangan Allah. Bersabarlah atas takdir Allah, karena sesungguhnya buah kesabaran itu sangat manis dan sangat lezat.

Wallahu’alam Bish Showab

 

Sumber dari sebuah milis

 

 

Read 1583 times Last modified on Wednesday, 12 June 2013 22:56

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.