Motivasi

Suatu hari, saya diundang untuk berbicara di depan staff dan pimpinan sebuah perusahaan ternama. Pada kesempatan tersebut saya berbicara tentang "hukum kekekalan energi", yang intinya, menurut hukum kekekalan energi dan semua agama, apapun yang kita lakukan pasti akan dibalas sempurna kepada kita di dunia. Dengan kata lain, apabila kita melakukan "energi positif" atau kebaikan maka kita akan mendapat balasan berupa kebaikan pula. Begitu pula bila kita melakukan "energi negatif" atau keburukan maka kitapun akan mendapat balasan berupa keburukan pula.

Yang menyaksikan kisah ini berkata :

Suatu hari aku di Mekah di salah satu supermarket. Setelah aku selesai memilih barang-barang yang hendak aku beli dan aku masukan ke kereta barang maka akupun menuju tempat salah satu kasir untuk ngantri membayar. Di depanku ada seorang wanita bersama dua putri kecilnya, dan sebelum mereka ada seorang pemuda yang persis di hadapanku di posisi antrian. Aku perhatikan ternyata setelah menghitung lalu sang kasir mengatakan,

Setengah jam menjelang adzan Dzuhur, dari kejauhan mata saya menangkap sosok tua dengan pikulan yang membebani pundaknya. Dari bentuk yang dipikulnya, saya hapal betul apa yang dijajakannya, penganan langka yang menjadi kegemaran saya di masa kecil. Segera saya hampiri dan benarlah, yang dijajakannya adalah kue rangi, terbuat dari sagu dan kelapa yang setelah dimasak dibumbui gula merah yang dikentalkan. Nikmat, pasti.

Wahai Putriku,

Sesungguhnya wasiat kalau kau abaikan

karena merasa lebih mulia dari yang memberimu pesan

atau nasab keturunan kamu lebih tinggi darinya

akan menjerumuskanmu.

Tetangga sebelah rumah adalah tetangga yang amat populer di kampung saya. Nama aslinya Totok, tapi kemudian ada tambahan Pandan di belakangnya, dan jadilah Totok Pandan sebagai nama bekennya.

22 May

Kekuatan Pujian

Written by

Ini kisah nyata tentang seorang penyanyi terkenal di Eropa, wanita bersuara bagus. Dia bersuamikan seorang pemusik dan seorang pengarang lagu. Begitu pandainya sang suami ini tentang lagu, nada, birama, dan hal lain di bidang musik, sehingga dia selalu menemukan apa yang harus dikoreksi ketika isterinya menyanyi.

Pada suatu sore di tahun 2003 penulis sedang menunaikan sholat ashar di sebuah masjid di pojok terminal depok. Waktu itu jarum jam menunjukan tepat pukul 5.00. Selesai menunaikan sholat penulis keluar ruangan masjid untuk mengambil sepatu yang dititipkan kepada penjaga masjid.

Seorang anak perempuan mengeluh pada sang ayah tentang kehidupannya yang sangat berat. Ia tak tahu lagi apa yang harus dilakukan dan bermaksud untuk menyerah. Ia merasa capai untuk terus berjuang dan berjuang. Bila satu persoalan telah teratasi, maka persoalan yang lain muncul. Lalu, ayahnya yang seorang koki membawanya ke dapur.

Assalamualaikum wr.wb.

Para anggota milis yang budiman, sebelumnya perkenankan saya untuk memperkenalkan diri. Nama saya Khairun Zenas atau biasa disapa Jenas. Usia saya sekarang 26 tahun. Saya berdomisili di depok, suatu daerah di mana anda akan mudah menemukan gambar sang walikota di mana-mana. Saat ini saya dan kakak perempuan saya sedang menjajaki untuk meninggalkan pekerjaan formal dan berbisnis coklat serta kue-kue kering. Semoga tidak menemukan hambatan yang berarti. Doakan saja ya.

07 May

Kisah Uang Seribu

Written by

Tepatnya tahun 2005 yang lalu,aku adalah seorang perantau yang di-PHK dari kerjaanku sebagai buruh pabrik, kemudian aku kerja disebuah perusahaan investasi yang ada dikota S. Yach..sebulan-dua bulan aku belum mendapatkan nasabah..dan aku hampir putusasa karenanya. Karena diperusahaan ini karyawan harus mendapatkan nasabah kemudian baru akan mendapatkan komisi.

Page 1 of 2