Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. :

Rasulullah Saw pernah ditanya, “Apakah perbuatan yang paling baik itu?”

Nabi Saw menjawab, “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.”

Nabi Saw ditanya lagi, “Kemudian apa?”

Beliua menjawab, “Jihad di jalan Allah”

Nabi Saw ditanya lagi, “Kemudian apa?”

Beliau menjawab, “Haji mabrur”

(haji mabrur adalah haji yang diterima Allah dan ditujukan semata-mata untuk mencari keridhaan Allah dan dilaksanakan sesuai sunnah nabi) (HR. Bukhari [1:25-S.A])

 

Diriwayatkan dari Ibn ‘Umar r.a. :

Sekali waktu Rasulullah Saw bertemu dengan seorang Anshar (laki-laki) yang sedang menegur saudara laki-lakinya karena ia sangat pemalu. Saat itu juga Rasulullah Saw pernah bersabda,

“Biarkanlah dia, karena malu adalah bagian dari iman.” (HR. Bukhari [1:23-S.A])

Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al Khudri r.a. :

Rasulullah Saw pernah bersabda,

“Ketika ahli (penghuni) surga akan memasuki surga dan ahli neraka akan masuk neraka, Allah Swt akan memerintahkan mereka yang memiliki iman meskipun berat timbangannya sama dengan sebutir biji sawi agar dikeluarkan dari neraka. Begitulah mereka akan dikeluarkan dari neraka sedangkan tubuh mereka telah menjadi hitam kelam. Setelah itu mereka akan ditempatkan di sungai Hayd atau Haydt (perawi hadis ini ragu mana diantara kata itu yang benar), dan mereka akan dihidupkan kembali seperti sebutir padi yang tumbuh di pinggir sungai. Tidakkah engkau melihat butir padi itu tumbuh menguning? (HR. Bukhari [1:21-S.A])

 

Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al Khudri r.a. :

Rasulullah Saw pernah bersabda,

“Ketika aku sedang tidur (di dalam mimpi) aku melihat orang-orang berpakaian dihadapanku, sebagian mereka menutupi tubuhnya hingga dadanya, sementara yang lainnya berpakaian lebih pendek dari itu. Dan Umar bin Al Khaththab diperlihatkan kepadaku memakai pakaian yang panjang.”

Sahabat-sahabatnya bertanya ; “Bagaimana Anda menafsirkannya ya Rasulullah”

Beliau menjawab, “Itu adalah agama.” (HR. Bukhari [1:22-S.A])

 

Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al Khudri r.a. :

Rasulullah Saw pernah bersabda,

“Akan datang suatu zaman harta yang paling baik bagi seorang Muslim adalah seekor domba yang ia gembalakan diatas puncak gunung atau di lembah-lembah tempat hujan turun, sedangkan ia menjauhkan agamanya dari fitnah. (HR. Bukhari [1:18-S.A])

 

Diriwayatkan dari Anas r.a. :

Nabi Saw pernah bersabda,

“Siapapun yang memiliki tiga kualitas berikut akan memperoleh kelezatan iman :

  1. Orang yang mencintai Allah Azza wa Jalla dan Rasul-Nya (Muhammad Saw) melebihi apapun.
  2. Orang yang mencintai orang lain semata-mata karena Allah Swt.
  3. Orang-orang yang membenci kekafiran sebagaimana ia membenci dimasukkan ke dalam api neraka.

(HR. Bukhari [1:15-S.A])

 

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr r.a. :

Seorang laki-laki bertanya Nabi Muhammad Saw,

“Apakah kebaikan di dalam Islam itu?”

Nabi Saw menjawab,

“Memberi makan orang lain dan memberi salam kepada orang yang kau kenal maupun orang yang tidak kau kenal.

(HR. Bukhari [1:11-S.A])

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. :

Rasulullah Saw pernah bersabda,

“Aku bersumpah dengan nama Dia yang menggenggam hidupku, tidak ada seorangpun diantara kalian dipandang beriman sebelum kecintaannya terhadap diriku melebihi kecintaannya terhadap ayahnya dan anak-anaknya. (HR. Bukhari [1:13-S.A])

 

Diriwayatkan dari Anas r.a. :

Rasulullah Saw pernah bersabda,

“Aku bersumpah dengan nama Dia yang menggenggam hidupku, tidak ada seorangpun diantara kalian dipandang beriman sebelum kecintaannya terhadap diriku melebihi kecintaannya terhadap ayahnya, anak-anaknya dan seluruh manusia. (HR. Bukhari [1:14-S.A])

 

Diriwayatkan dari Anas r.a. :

Nabi Muhammad Saw pernah bersabda,

“Tidak ada seorangpun diantara kalian dipandang beriman sebelum dia menyayangi saudaranya sesama Muslim seperti halnya ia menyayangi dirinya sendiri. (HR. Bukhari [1:12-S.A])

 

Diriwayatkan dari Abu Musa r.a. :

Ada beberapa orang yang bertanya kepada Rasulullah Saw,

“Siapakah Muslim yang paling baik?”

Rasulullah Saw menjawab ;

“Muslim yang tidak merugikan Muslim lainnya dengan lidah maupun dengan kedua tangannya.”

(HR. Bukhari [1:10-S.A])

 

Page 3 of 3