Mimpi Bertemu Nabi Muhammad SAW

Assalamu’alaikum
Segala puji bagi Allah, dzat yg Maha Agung, Maha Suci, yang menciptakan makhluk dengan sangat sempurna. Berikut ini ada sebuah cerita yg menarik yang semoga saja dapat kita gunakan sebagai salah satu jalan untuk lebih menanamkan cinta kita kepada Allah SWT.

Inikah Balasanmu Terhadap Ibu!

Beberapa hari selepas kami sampai di kota Mekah, saya mendengar cerita-cerita dari jemaah yang saya bawa tentang hubungan dingin antara seorang ibu dengan anak lelakinya dan menantunya. Si ibu berusia 60-an sementara anak dan menantunya berusia sekitar 30-an akhir. Mereka bertiga menjadi bagian diantara sekian ratus jemaah yang saya bawa untuk menunaikan ibadah haji beberapa tahun lalu.

Berniaga Dengan Allah

Sosok yang kuceritakan ini adalah guru kami, sahabat kami, dan anak-anakku memanggilnya Pakde Koko. Selalu ada cerita-cerita baru yang asik untuk didengarkan. Kadang ada tawa karena cerita jenakanya…tapi juga kadang kami terdiam lamaa…lidah serasa kelu untuk berkata-kata…Ada banyak hikmah dan cinta dari cerita-ceritanya…dan tentu nyentrik yang jadi trademark-nya.

Ibu, Ya Allah

“Nak, bangun udah adzan subuh. Sholat dulu, sarapanmu udah ibu siapin di meja”

Tradisi ini sudah berlangsung sejak kecil, sejak pertama kali aku bisa mengingat. menganjak umur 12 th sudah meninggalkanya.

Kini usiaku sudah kepala 20 dan aku jadi seorang karyawan disebuah perusahaan swasta., tapi kebiasaan Ibu tak pernah berubah.

Lega Bisa Menjadi Ibu Rumah Tangga

Sebelum married, memang aku inginnya bekerja. Kelihatannya keren saja pokoknya bisa mencari duit sendiri. Kebetulan diajak teman ngelamar di Karawaci, eh aku diterima tapi temenku justru tidak lolos. Waktu sudah married (Alhamdulillah suamiku, sudah punya pekerjaan mapan, rumah juga udah ada, Alhamdulillah banget deh pokoknya). Tapi tetap saja aku bilang sama suamiku kalau masih ingin bekerja. Memang sudah kita bahas kalau mencari nafkah itu kewajipan suami dst. Jadi alasan buat kerja di luar rumah memang kebanyakan buat pembenaran aja sih. Buat nambah income lah, biar nggak mubazir capek-capek kuliah, ingin berperan ganda, emansipasi, aktualiasasi diri bla bla bla.

Memetik Panen Dari Kesabaran

Ditengah gemuruhnya kota, ternyata Riyadh menyimpan banyak kisah. Kota ini menyimpan rahasia yang hanya diperdengarkan kepada telinga dan hati yang mendengar. Tentu saja, hidayah adalah kehendakNYA dan hidayah hanya akan diberikan kepada mereka yang mencarinya.

Kisah Korban Tsunami

Pada musim haji 2002 lalu aku pernah ditugasi untuk membantu menangani proses pemberangkatan jemaah haji Indonesia di embarkasi Aceh. Waktu itu kondisi politik dan keamanan cukup menghangat, tetapi tugas itu dapat aku laksanakan dengan baik dan aku kembali ke Jakarta dengan selamat.

Kisah Penjual Gado-Gado

Sudah hampir setahun lamanya saya tidak pulang ke Jakarta. Selama belajar di Malaysia, biasanya saya kembali ke Jakarta setiap empat bulan sekali. Tapi sejak bulan November 2006 lalu, saya tidak pernah pulang sampai sepuluh hari menjelang Iedul Fitri bulan Oktober 2007 lalu. Maklum, dalam setahun terakhir ini saya mengajak istri ikut ke Kuala Lumpur.

Kisah dari Stasiun Jatinegara

Kereta Api Bima yang saya tumpangi dari Madiun perlahan-lahan memasuki stasiun Jatinegara. Para penumpang yang akan turun di Jatinegara saya lihat sudah bersiap-siap di depan pintu. Sementara itu, dari jendela, saya lihat beberapa orang porter/buruh angkut berlomba lebih dulu masuk ke kereta yang masih melaju. Mereka berpacu dengan kereta, persis dengan kehidupan mereka yang terus berpacu dengan tekanan kehidupan kota Jakarta. Saat kereta benar-benar berhenti, kesibukan penumpang yang turun dan porter yang berebut menawarkan jasa kian kental terasa. Sementara di luar kereta saya lihat kesibukan kaum urban yang akan menggunakan kereta. Mereka kebanyakan berdiri, karena fasilitas tempat duduk kurang memadai. Sebuah lagu lama PT. KAI yang selalu dan selalu diputar dengan setia.

Matematika Sederhana

Dalam satu kesempatan tak terduga, saya bertemu pria ini. Orang-orang biasa memanggilnya Mas Ajy. Saya tertarik dengan falsafah hidupnya, yang menurut saya, sudah agak jarang di zaman ini, di Jakarta ini. Dari sinilah perbincangan kami mengalir lancar.