Masih Ada Bis Lain

Pada suatu malam yang dingin dan hujan, saya sedang menunggu bis. Saya melihat seorang perempuan tua turun dari sebuah bis dan kemudian berjalan perlahan ke tempat pemberhentian bis. Setelah berdiam beberapa saat dia berbicara kepada saya. “Dingin banget malam ini, ya? Mudah-mudahan saya tidak perlu menunggu bis terlalu lama.”

Sebuah Nasehat

Hari per-1, tahajudku tertinggal…Dan aku begitu sibuk akan duniaku…Hingga Dzuhurku, kuselesaikan saat ashar mulai memanggil…Dan sorenya kulewati saja masjid yang mengumandangkan adzan magrib…Dengan niat kulakukan bersama Isya, itupun terlaksana setelah acara tv selesai.

Mimpi Bertemu Nabi Muhammad SAW

Assalamu’alaikum
Segala puji bagi Allah, dzat yg Maha Agung, Maha Suci, yang menciptakan makhluk dengan sangat sempurna. Berikut ini ada sebuah cerita yg menarik yang semoga saja dapat kita gunakan sebagai salah satu jalan untuk lebih menanamkan cinta kita kepada Allah SWT.

Inikah Balasanmu Terhadap Ibu!

Beberapa hari selepas kami sampai di kota Mekah, saya mendengar cerita-cerita dari jemaah yang saya bawa tentang hubungan dingin antara seorang ibu dengan anak lelakinya dan menantunya. Si ibu berusia 60-an sementara anak dan menantunya berusia sekitar 30-an akhir. Mereka bertiga menjadi bagian diantara sekian ratus jemaah yang saya bawa untuk menunaikan ibadah haji beberapa tahun lalu.

Berniaga Dengan Allah

Sosok yang kuceritakan ini adalah guru kami, sahabat kami, dan anak-anakku memanggilnya Pakde Koko. Selalu ada cerita-cerita baru yang asik untuk didengarkan. Kadang ada tawa karena cerita jenakanya…tapi juga kadang kami terdiam lamaa…lidah serasa kelu untuk berkata-kata…Ada banyak hikmah dan cinta dari cerita-ceritanya…dan tentu nyentrik yang jadi trademark-nya.

Ibu, Ya Allah

“Nak, bangun udah adzan subuh. Sholat dulu, sarapanmu udah ibu siapin di meja”

Tradisi ini sudah berlangsung sejak kecil, sejak pertama kali aku bisa mengingat. menganjak umur 12 th sudah meninggalkanya.

Kini usiaku sudah kepala 20 dan aku jadi seorang karyawan disebuah perusahaan swasta., tapi kebiasaan Ibu tak pernah berubah.

Pemakan Rezeki, Bukan Pemberi Rezeki

Tertegun aku saat itu, ketika mengingat kembali perjalanan panjang kehidupan kami sampai saat ini. Adalah ia, seorang wanita perkasa yang telah Allah pertunjukkan padaku untuk tak lengkang berucap syukur akan kehadirannya. Menemani langkah kami, membimbing jiwa-jiwa kami, hingga melepasnya ke belantara kehidupan seperti saat ini.

Lega Bisa Menjadi Ibu Rumah Tangga

Sebelum married, memang aku inginnya bekerja. Kelihatannya keren saja pokoknya bisa mencari duit sendiri. Kebetulan diajak teman ngelamar di Karawaci, eh aku diterima tapi temenku justru tidak lolos. Waktu sudah married (Alhamdulillah suamiku, sudah punya pekerjaan mapan, rumah juga udah ada, Alhamdulillah banget deh pokoknya). Tapi tetap saja aku bilang sama suamiku kalau masih ingin bekerja. Memang sudah kita bahas kalau mencari nafkah itu kewajipan suami dst. Jadi alasan buat kerja di luar rumah memang kebanyakan buat pembenaran aja sih. Buat nambah income lah, biar nggak mubazir capek-capek kuliah, ingin berperan ganda, emansipasi, aktualiasasi diri bla bla bla.