Berniaga Dengan Allah

Sosok yang kuceritakan ini adalah guru kami, sahabat kami, dan anak-anakku memanggilnya Pakde Koko. Selalu ada cerita-cerita baru yang asik untuk didengarkan. Kadang ada tawa karena cerita jenakanya…tapi juga kadang kami terdiam lamaa…lidah serasa kelu untuk berkata-kata…Ada banyak hikmah dan cinta dari cerita-ceritanya…dan tentu nyentrik yang jadi trademark-nya.

Ibu, Ya Allah

“Nak, bangun udah adzan subuh. Sholat dulu, sarapanmu udah ibu siapin di meja”

Tradisi ini sudah berlangsung sejak kecil, sejak pertama kali aku bisa mengingat. menganjak umur 12 th sudah meninggalkanya.

Kini usiaku sudah kepala 20 dan aku jadi seorang karyawan disebuah perusahaan swasta., tapi kebiasaan Ibu tak pernah berubah.

Pemakan Rezeki, Bukan Pemberi Rezeki

Tertegun aku saat itu, ketika mengingat kembali perjalanan panjang kehidupan kami sampai saat ini. Adalah ia, seorang wanita perkasa yang telah Allah pertunjukkan padaku untuk tak lengkang berucap syukur akan kehadirannya. Menemani langkah kami, membimbing jiwa-jiwa kami, hingga melepasnya ke belantara kehidupan seperti saat ini.

Lega Bisa Menjadi Ibu Rumah Tangga

Sebelum married, memang aku inginnya bekerja. Kelihatannya keren saja pokoknya bisa mencari duit sendiri. Kebetulan diajak teman ngelamar di Karawaci, eh aku diterima tapi temenku justru tidak lolos. Waktu sudah married (Alhamdulillah suamiku, sudah punya pekerjaan mapan, rumah juga udah ada, Alhamdulillah banget deh pokoknya). Tapi tetap saja aku bilang sama suamiku kalau masih ingin bekerja. Memang sudah kita bahas kalau mencari nafkah itu kewajipan suami dst. Jadi alasan buat kerja di luar rumah memang kebanyakan buat pembenaran aja sih. Buat nambah income lah, biar nggak mubazir capek-capek kuliah, ingin berperan ganda, emansipasi, aktualiasasi diri bla bla bla.

Memetik Panen Dari Kesabaran

Ditengah gemuruhnya kota, ternyata Riyadh menyimpan banyak kisah. Kota ini menyimpan rahasia yang hanya diperdengarkan kepada telinga dan hati yang mendengar. Tentu saja, hidayah adalah kehendakNYA dan hidayah hanya akan diberikan kepada mereka yang mencarinya.

Kisah Korban Tsunami

Pada musim haji 2002 lalu aku pernah ditugasi untuk membantu menangani proses pemberangkatan jemaah haji Indonesia di embarkasi Aceh. Waktu itu kondisi politik dan keamanan cukup menghangat, tetapi tugas itu dapat aku laksanakan dengan baik dan aku kembali ke Jakarta dengan selamat.

Gaji Papa Berapa

Seperti biasa Andry, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Sarah, putri pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan pintu untuknya.. Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.